Teheran, Tribun - Anggota Parlemen Iran menolak draf kesepakatan untuk mengapalkan uranium dalam jumlah banyak untuk pengayaan yang diajukan PBB dan makin meningkatkan keraguan mengenai apakah Iran akan menyetujui kesepakatan tersebut. Demikian dilansir AP, Sabtu (31/10). ...
PBB yang menjadi penengah dalam penyelesaian masalah nuklir Iran meminta agar negara itu mengirimkan sekitar 1,2 ton atau 1.100 kilogram dari uranium level rendah sekitar 70 persen dari cadangan mereka ke Rusia untuk diolah hingga akhir tahun ini dan mengurangi ketakutan dari negara-negara Barat jika material itu bisa digunakan sebagai bom.
Setelah sebuah pengayaan lebih lanjut dilakukan di Rusia, Perancis kemudian akan mengubah uranium tersebut ke bahan bakar yang akan segera dikembalikan ke Iran untuk digunakan Teheran untuk memproduksi isotop untuk pengobatan.
Iran mengindikasikan jika Iran akan menyetujui pengiriman sebagian dari stock uranium dalam beberapa kali pengiriman.
Namun, sepertinya Iran sepertinya mengambil langkah untuk melakukan pengayaan sendiri untuk membuat uranium di level lebih tinggi. Reaktor nuklir di Teheran membutuhkan pengayaan sekitar 20 persen, lebih tinggi sekitar 3,5 persen yang akan memproduksi reaktor nuklir dan dibangun di sebelah barat daya. Pengayaan uranium dengan level tinggi bisa memproduksi senjata.
"Kami semua melawan rencana mengirim sekitar 3,5 persen pengayaan uranium untuk mendapatkan 20 persen bahan bakar yang diperkaya," demikian disampaikan salah seorang anggota parlemen, Alaeddin Boroujerdi, dan dikutip kantor berita ISNA.
Boroujerdi, yang mengepalai Komite Keamanan Nasional Parlemen Iran, menyatakan, prioritas untuk Iran adalah membeli bahan bakar nuklir dan tetap menahan uranium mereka. Ia juga mengatakan tidak ada jaminan jika Rusia atau Perancis akan memegang kesepakatan itu dan memberikan suplai bahan bakar nuklir jika Iran sudah mengapalkan uranium yang diperkaya.
"Opsi yang paling baik adalah membeli bahan bakar. Tidak ada jaminan jika mereka akan memberikan kita bahan bakar sebagai balasan dari memberikan uranium untuk pengayaan. Barat tidak bisa dipercaya," kata Boroujerdi. (wid)
Cari Yang Anda Butuhkan ....
Translate
Mutiara Hikmah
Labels
- Belajar Dari Siroh (6)
- Berita Penting (230)
- Dunia Islam (81)
- Gaya Hidup (20)
- Gila Bola (2)
- Guru IndonesiaKu (5)
- HidayahNya (5)
- Kampus (7)
- Keluarga Sakinah (16)
- Keperibadian (6)
- Kesehatan (19)
- Konsultasi (12)
- Kuliner (1)
- Link Download (1)
- Makalah (7)
- Materi Tarbiyah (7)
- NKRI Tercinta (34)
- Pendidikan (9)
- Penyakit dan Solusinya (14)
- Pergerakan (11)
- Pesona Wanita Solehah (8)
- Politik (39)
- Remaja (1)
- Sastra (5)
- Seputar : IPTEK (24)
- Seputar Banten (5)
- Tips Hidup Sehat (6)
- Tokoh Islam (2)
Comunity
03 November 2009
Tolak Draf Uranium : Parlemen Iran ; Barat Tak Bisa Dipercaya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
kumpulblogger.com
http://abu-azkiya.blogspot.com
Tayangan
KOTAK SILATURAHIM
Entri Populer
-
NEW YORK--Berapa jumlah Muslim di dunia saat ini? The Pew Forum on Religion and Public Life menyodorkan data: jumlah Muslim dunia melonjak ...
-
K-OmegaSqua Pemesanan Produk : 085810147443 [Aos Mutaqin] Informasi Produk K-OmegaSqua merupakan suplemen yang sangat bermanfaat untuk...
-
MERDEKA.COM. Ahmad Heryawan (Aher) mengaku tak lagi ngotot untuk menjadi calon presiden dari PKS. Gubernur Jabar itu sudah membuka diri jika...
-
Pemerintah Indonesia dan Polandia akan bekerjasama dalam pengadaan 10 unit pesawat udara tipe PLZ M28 Skytruck, dalam rangka peningkatan sis...
-
Artritis (Nyeri Sendi) : Penyebab, Pencegahan dan Solusi Herbalnya Konsultasi & Pemesanan Produknya : 085810147443 {Aos Mutaqin} Artr...
0 komentar:
Posting Komentar
Silahkan beri komentar anda : ...