Cari Yang Anda Butuhkan ....
Translate
Mutiara Hikmah
Labels
- Belajar Dari Siroh (6)
- Berita Penting (230)
- Dunia Islam (81)
- Gaya Hidup (20)
- Gila Bola (2)
- Guru IndonesiaKu (5)
- HidayahNya (5)
- Kampus (7)
- Keluarga Sakinah (16)
- Keperibadian (6)
- Kesehatan (19)
- Konsultasi (12)
- Kuliner (1)
- Link Download (1)
- Makalah (7)
- Materi Tarbiyah (7)
- NKRI Tercinta (34)
- Pendidikan (9)
- Penyakit dan Solusinya (14)
- Pergerakan (11)
- Pesona Wanita Solehah (8)
- Politik (39)
- Remaja (1)
- Sastra (5)
- Seputar : IPTEK (24)
- Seputar Banten (5)
- Tips Hidup Sehat (6)
- Tokoh Islam (2)
Comunity
11 Desember 2012
Media Malaysia : Hapus Berita Menghina Habibie ?..
REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Berita versi online artikel tentang hinaan terhadap presiden Republik Indonesia ketiga, BJ Habibie, tampaknya sudah dihapus dari laman Utusan Malaysia.
Setelah coba diperiksa, Rabu (11/12), hanya judul 'Persamaan BJ Habibie dengan Anwar Ibrahim', masih terlihat di kanal tajuk Utusan Online. Namun konten berita sudah tidak ada.
Kini yang muncul di Utusan Online adalah, "Broken Link! The content you are looking for is not available. You might had clicked on a broken link from another website or the content itself might have been removed. You may want to consider our archive on."
Arti bebasnya, "Link konten berita yang Anda cari tidak tersedia. Anda mungkin telah mengklik link yang rusak dari situs web lain atau konten itu sendiri mungkin telah dihapus. Anda mungkin ingin mempertimbangkan arsip kami."
Hal yang sama juga terjadi di laman Themalaysianinsider. Laman berita itu menjadi rujukan Republika Online (ROL) dalam memberitakan penghinaan mantan menteri penerangan Malaysia Zainuddin Maidin terhadap Habibie. Namun setelah dicoba ditelusuri, berita penghinaan terhadap menteri riset dan teknologi era presiden Soeharto itu juga menghilang.
Bisa jadi, respons kemarahan masyarakat dan pejabat tinggi Indonesia membuat pemerintah Malaysia mencabut berita itu. Pasalnya tuduhan Habbibie yang disamakan dengan Anwar Ibrahim sebagai anjing imperalisme, The Dog of Imperalism, sangat menghina martabat Bangsa Indonesia.
Sayangnya, Zainuddin ketika dikonfirmasi wartawan mengaku puas dengan tudingan itu. Ia menolak permintaan maaf kepada Habibie.
Redaktur: Heri Ruslan
Reporter: Erik Purnama Putra
kumpulblogger.com
http://abu-azkiya.blogspot.com
Tayangan
KOTAK SILATURAHIM
Entri Populer
-
RANGKASBITUNG - Sejumlah elemen masyarakat meminta DPRD Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten, agar berani mengeluarkan hak inisyatif untuk ...
-
Sudah 1430 tahun sejak Rasul Shallahu Alaihi Wa Sallam hijrah dari Mekah Al-Mukarramah ke Al-Madinah Al-Munawwarah. Pada hari ini kita diber...
-
Perda DKI Jakarta No. 75 Thn 2005 ttg Kawasan Dilarang Merokok Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta PERATURAN GUBERNUR PROPI...
-
Kamera Mata-Mata berupa Pulpen + Wireless MP4 Recorder Products Description: Our covert Wireless Spy Cam Pen is ideal for undercover assi...
-
Pemerintah Korea Selatan akan segera mengirimkan suku cadang pesawat tempur jenis F-5 dan F-16 milik Indonesia yang sempat tertahan di Korea...
