REPUBLIKA.CO.ID, KAIRO -- Presiden Mesir, Muhammad Mursi, mencabut Dekrit Presiden. Desakan oposisi memaksa presiden melunturkan pemberlakuan dekrit tersebut.
Pemerintah menolak mengundurkan jadwal referendum, tapi menjanjikan akan membentuk Dewan Konstituante baru pascareferendum nasional.
Presiden mengumpulkan sekira 40 tokoh nasional untuk merembuk krisis politik yang telah berjalan lebih dari sepekan di Kairo. Pertemuan panjang tersebut untuk mengakhiri konflik horizontal dan kerusuhan yang tetap bertahan di ibu kota dan wilayah lainnya.
Tokoh Nasional dari garis kanan, Mohamed Selim el-Awa, mengatakan presiden bersedia memenuhi satu diantara dua tuntutan oposisi. Tetapi menolak desakan oposisi lainnya. Kata di, pengambilalihan kekuasaan yudikatif melalui dekrit yang dikeluarkan, Kamis (22/11) dinyatakan tidak lagi berlaku.
''Keberlakuan dekrit dibatalkan dari sekarang,'' Selim mengatakan demikian mewakili pemerintah, usai pertemuan dengan Presiden Mursi, Sabtu (8/12) di Kairo waktu setempat, seperti dikutip BBC News, Ahad (9/12).
Dia menambah referendum nasional tidak dapat ditunda, dan tetap dijadwalkan Sabtu (15/12) mendatang, dan Rabu (12/12) nanti untuk pemilih di luar negeri.
Redaktur: Dewi Mardiani
Reporter: Bambang Noroyono
Cari Yang Anda Butuhkan ....
Translate
Mutiara Hikmah
Labels
- Belajar Dari Siroh (6)
- Berita Penting (230)
- Dunia Islam (81)
- Gaya Hidup (20)
- Gila Bola (2)
- Guru IndonesiaKu (5)
- HidayahNya (5)
- Kampus (7)
- Keluarga Sakinah (16)
- Keperibadian (6)
- Kesehatan (19)
- Konsultasi (12)
- Kuliner (1)
- Link Download (1)
- Makalah (7)
- Materi Tarbiyah (7)
- NKRI Tercinta (34)
- Pendidikan (9)
- Penyakit dan Solusinya (14)
- Pergerakan (11)
- Pesona Wanita Solehah (8)
- Politik (39)
- Remaja (1)
- Sastra (5)
- Seputar : IPTEK (24)
- Seputar Banten (5)
- Tips Hidup Sehat (6)
- Tokoh Islam (2)
Comunity
09 Desember 2012
Gejolak Mesir : Presiden Mursi Batalkan Dekrit
kumpulblogger.com
http://abu-azkiya.blogspot.com
Tayangan
KOTAK SILATURAHIM
Entri Populer
-
REPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH -- Raja Yordania, Abdullah II, dijadwalkan akan tiba di Ramallah pada Kamis (6/12). Kunjungan itu akan menjadi ya...
-
Daftar Nama Menteri baru SBY-boediyono, Inilah susunan sementara anggota Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Sebelumnya, ke-34 calon menteri...
-
Untuk melawan opini anti-Israel, Departemen Pertahanan Israel membidik internet sebagai target "perang"nya, sekaligus untuk memper...
-
Yayasan al Aqsha: Israel Gali Terowongan Baru di Bawah al Aqsha Alquds – Infopalestina: Yayasan al Aqsha dalam pernyataan hari ini, Selasa...
-
Jakarta (ANTARA) - Amir Karyatin, pengacara tersangka Dudie Makmun Murod, mengatakan dua petinggi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI...



