REPUBLIKA.CO.ID, GAZA CITY -- Pemimpin gerakan pejuang Islam Hamas, Khaled Meshaal pada Ahad (9/12) mengatakan sudah saatnya bagi kelompok Hamas dan Fatah melupakan masa lalu dan saling memaafkan.
"Hamas tidak bisa tanpa Fatah dan faksi lain, begitu juga Fatah tidak dapat hidup tanpa Hamas," demikian Meshaal jelang sebuah perayaan di Univeristas Islam di Gaza, seperti dinukil dari laman kantor berita Ma'an News, Ahad (9/12).
"Kami saling membuat kesalahan namun Allah menaruh kesalahan yang kami perbuat di belakang, jadi mari saling memaafkan," ungkap Mashaal. Palestina, kata dia, lebih besar dari partai siapapun.
Fatah dan Hamas, adalah dua faksi utama di Palestina. Keduanya sudah berselisih selama bertahun tahun.
Pernyataan Meshaal pada Ahad menghembuskan angin segar baru untuk Palestina, terutama setelah mendapat status negara pengamat non-anggota di PBB pada 29 November.
Redaktur: Yudha Manggala P Putra
Cari Yang Anda Butuhkan ....
Translate
Mutiara Hikmah
Labels
- Belajar Dari Siroh (6)
- Berita Penting (230)
- Dunia Islam (81)
- Gaya Hidup (20)
- Gila Bola (2)
- Guru IndonesiaKu (5)
- HidayahNya (5)
- Kampus (7)
- Keluarga Sakinah (16)
- Keperibadian (6)
- Kesehatan (19)
- Konsultasi (12)
- Kuliner (1)
- Link Download (1)
- Makalah (7)
- Materi Tarbiyah (7)
- NKRI Tercinta (34)
- Pendidikan (9)
- Penyakit dan Solusinya (14)
- Pergerakan (11)
- Pesona Wanita Solehah (8)
- Politik (39)
- Remaja (1)
- Sastra (5)
- Seputar : IPTEK (24)
- Seputar Banten (5)
- Tips Hidup Sehat (6)
- Tokoh Islam (2)
Comunity
09 Desember 2012
Meshaal: Saatnya Hamas-Fatah Saling Memaafkan
kumpulblogger.com
http://abu-azkiya.blogspot.com
Tayangan
KOTAK SILATURAHIM
Entri Populer
-
REPUBLIKA.CO.ID, RAMALLAH -- Raja Yordania, Abdullah II, dijadwalkan akan tiba di Ramallah pada Kamis (6/12). Kunjungan itu akan menjadi ya...
-
Daftar Nama Menteri baru SBY-boediyono, Inilah susunan sementara anggota Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Sebelumnya, ke-34 calon menteri...
-
Untuk melawan opini anti-Israel, Departemen Pertahanan Israel membidik internet sebagai target "perang"nya, sekaligus untuk memper...
-
Yayasan al Aqsha: Israel Gali Terowongan Baru di Bawah al Aqsha Alquds – Infopalestina: Yayasan al Aqsha dalam pernyataan hari ini, Selasa...
-
Jakarta (ANTARA) - Amir Karyatin, pengacara tersangka Dudie Makmun Murod, mengatakan dua petinggi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI...



