Cari Yang Anda Butuhkan ....
Translate
Mutiara Hikmah
Labels
- Belajar Dari Siroh (6)
- Berita Penting (230)
- Dunia Islam (81)
- Gaya Hidup (20)
- Gila Bola (2)
- Guru IndonesiaKu (5)
- HidayahNya (5)
- Kampus (7)
- Keluarga Sakinah (16)
- Keperibadian (6)
- Kesehatan (19)
- Konsultasi (12)
- Kuliner (1)
- Link Download (1)
- Makalah (7)
- Materi Tarbiyah (7)
- NKRI Tercinta (34)
- Pendidikan (9)
- Penyakit dan Solusinya (14)
- Pergerakan (11)
- Pesona Wanita Solehah (8)
- Politik (39)
- Remaja (1)
- Sastra (5)
- Seputar : IPTEK (24)
- Seputar Banten (5)
- Tips Hidup Sehat (6)
- Tokoh Islam (2)
Comunity
05 Desember 2012
Penghargaan PT Lapindo Brantas Sekadar Pencitraan ?...
SURABAYA - Penghargaan Zero Accident yang diterima oleh PT Lapindo Brantas menuai kritik dari Aktivis lingkungan Wahana Lingkungan Hidup (Walhi).
Perusahaan yang bergerak di bidang Eksplorasi Migas ini dinilai tidak layak mendapatkan penghargaan tersebut, sebab persoalan terkait Lumpur Lapindo hingga saat ini belum tuntas.
"Penghargaan itu tidak layak diterima oleh PT Lapindo Brantas. Kami sangat menyayangkan Pemprov Jatim telah memberikan penghargaan itu," kata Ketua Walhi Jawa Timur Catur Nusantara kepada Okezone, Rabu (18/4/2012).
Meski Pemprov Jawa Timur mengklaim tidak ada kaitan dengan bencana lumpur Lapindo, namun Walhi menilai penghargaan yang diterima oleh PT Lapindo Brantas ini lebih pada pencitraan perusahaan.
"Apapun perusahaannya, pencitraan itu penting. Penghargaan ini tentunya untuk membangun citra Lapindo. Saya juga tidak tahu kolerasinya sehingga Pemprov Jatim memberikan penghargaan tersebut," kata Catur.
Catur juga menyebut, penialai untuk memberikan penghargaan Zero Accident ini tidak semua kretaria penilaian jadi pertimbangan. Sangat ironis memang, terlebih lagi saat ini sejumlah warga yang menjadi korban akibat semburan lumpur Lapindo ini tengah mencari kejelasan terkait ganti rugi.
"Saya pikir ya lucu saja. Dengan situasi yang seperti ini tiba-tiba Lapindo Brantas mendapat penghargaan Zero Accident," paparnya.
Kemungkinan, lanjut Catur, penghargaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) ini berdasarkan versi penilaian pemerintah tidak ada kaitannya dengan semburan lumpur. "Saya kira itu tidak ada relevansinya," tukasanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, PT Lapindo Brantas Inc mendapatkan penghargaan Zero Accident dari Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jatim. Penghargaan itu diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya. (kem)
kumpulblogger.com
http://abu-azkiya.blogspot.com
Tayangan
KOTAK SILATURAHIM
Entri Populer
-
RANGKASBITUNG - Sejumlah elemen masyarakat meminta DPRD Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten, agar berani mengeluarkan hak inisyatif untuk ...
-
Sudah 1430 tahun sejak Rasul Shallahu Alaihi Wa Sallam hijrah dari Mekah Al-Mukarramah ke Al-Madinah Al-Munawwarah. Pada hari ini kita diber...
-
Perda DKI Jakarta No. 75 Thn 2005 ttg Kawasan Dilarang Merokok Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta PERATURAN GUBERNUR PROPI...
-
Kamera Mata-Mata berupa Pulpen + Wireless MP4 Recorder Products Description: Our covert Wireless Spy Cam Pen is ideal for undercover assi...
-
Pemerintah Korea Selatan akan segera mengirimkan suku cadang pesawat tempur jenis F-5 dan F-16 milik Indonesia yang sempat tertahan di Korea...
